Langsung ke konten utama
CORONA SEBENARNYA ADA DI TANGAN KITA oleh: Mohammad Ulin Nuha PAI Non PNS Kec. Ngetos قال النبي عليه السلام : لايعطي الله لأحد خمسا الا وقد اعد له خمسا أخرى، لا يعطيه الشكر إلا وقد اعد له الزيادة ولا يعطيه الدعاء الا وقد اعد له الاستجابة ولا يعطيه الاستغفار الا وقد اعد له الغفران ولا يعطيه التوبة الا وقد اعد له القبول ولا يعطيه الصدقة الا وقد اعد له التقبل. Nabi Muhammad SAW bersabda : "Allah SWT tidak memberikan pada seseorang lima perbuatan, kecuali pasti Allah sudah menyediakan lima balasannya: 1. Allah tidak memberikan seseorang mau bersyukur atas nikmat-nikmatNya, kecuali pasti orang tersebut akan ditambah kenikmatannya. Sebagai mana Firman Allah: لئن شكرتم لازدنكم ولئن كفرتم ان عذابي لشديد "Jikalau kalian semua bersyukur maka niscaya akan Aku tambah nikmat-nikmatKu, dan jika kalian mengingkarinya maka sesungguhnya siksaKu sangat berat." 2. Allah tidak memberikan seseorang mau berdo'a, kecuali Allah telah menyediakan untuk diijabahi, sebagai mana Firman Allah: ادعوني استجب لكم "Berdo'alah kalian semua kepadaKu maka Aku pasti akan mengabulkannya." Diriwayatkan oleh Imam Thobroni bahwa Nabi SAW berdo'a: اللهم اني أسئلك نفسا مطمئنة تؤمن بلقائك وترضى بقضائك وتقنع بعطائك، "Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu hati yang tenang yang beriman dengan adanya pertemuan denganMu, yang ridho dengan keputusanMu, dan yang menerima dengan pemberianMu." 3. Allah tidak memberikan seseorang mau beristigfar kecuali telah disediakan sebuah pengampunan, sebagai mana Firman Allah: استغفروا ربكم انه كان غفارا "Minta maaflah kalian semua pada Tuhan kalian, sesungguhnya Tuhan kalian maha pemaaf." Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah bahwa Baginda Nabi SAW bersabda: لو أخطأتم حتى تبلغ خطاياكم السماء ثم تبتم لتاب عليكم Jikalau kalian semua bersalah bahkan kesalahan kalian sampai langit kemudian kalian mau bertaubat maka niscaya Allah akan menerima taubat kalian. 4. Allah tidak memberikan seseorang mau bertaubat kecuali pasti Allah sudah menyediakan akan menerima taubat orang tersebut. 5. Allah tidak memberikan seseorang mau bersedekah kecuali pasti disediakan akan diterima, diriwayatkan bahwa baginda Nabi SAW bersabda: كل امرئ في ظل صدقته حتى يقضي بين الناس، رواه الامام أحمد. Di hari kiamat seseorang berada di bawah sedekahnya sehingga keputusan di antara manusia selesai, dan juga Nabi bersabda: ما من عبد تصدق بصدقة يبتغي بها وجه الله الا قال الله يوم القيامة عبدي رجوتني فلن اخقرك حرمت جسدك على النار وادخل من اي ابواب الجنة شئت. رواه ابن لال Tidaklah seorang hamba bersedekah karena mencari ridho Allah, kecuali di hari kiamat nanti Allah berfirman: "HambaKu, engkau berharap kepadaKu maka Aku tidak akan menhinakanmu, Aku haramkan jasadmu masuk neraka, dan masuklah kamu ke surga dari pintu mana saja yang kamu suka." Saudaraku akhbar diatas sangat indah dan sangat tepat manakala diterapkan saat pandemi seperti saat ini, jadi Allah SWT tidak akan memberikan suatu kejadian pasti ada sebabnya yang terjadi sebelumnya, jadi sakit atau sehat pasti ada sebab sebelumnya. Itulah sebabnya saudaraku di masa pandemi covid19 seperti ini kita harus taat dan melaksanakan semua protokol pemerintah dan medis, juga melakukan semua fatwa para Ulama dan Kiyai, karena semua yang terjadi pada kita pasti ada sebab sebelumnya. Corona akan hilang manakala kita berusaha menghilangkannya. Allah SWT tidak memberikan kita mau berusaha memutus dan menghilangkan virus corona, pasti Allah SWT akan menyediakan keberhasilan usaha kita. Jadi saudaraku kita harus tenang, terus berusaha mengikuti semua fatwa ulama, mengikuti semua protokol pemerintah dan medis dan tabah serta tawakkal, niscaya Allah SWT akan segera menghilangkan semua wabah ini dari bumi Indonesia kususnya dan dari seluruh dunia. Amin. Wa Allahu a'lamu bishshowab.
Postingan populer dari blog ini
Komentar
Posting Komentar